TUHAN YANG DIPEREBUTKAN: Konsep dan Implementasi Pluralisme Menurut Islam menghadirkan pembahasan reflektif dan teologis mengenai hubungan antara tauhid, keberagaman manusia, dan kehidupan bersama dalam perspektif Islam. Buku ini menelusuri bagaimana Al-Qur’an memandang keberagaman bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai kenyataan kemanusiaan yang menuntut sikap saling mengenal (lita’arafu), kebebasan dalam memilih keyakinan, keadilan, dialog, dan penghormatan terhadap sesama. Pembahasan bergerak dari fondasi tauhid dan universalisme Islam pada periode Makkah menuju dinamika kehidupan sosial-politik masyarakat Madinah, termasuk relasi dengan kelompok lain, polemik keagamaan, persaingan identitas, serta konflik yang perlu dipahami dalam konteks sejarahnya. Buku ini juga mengajak pembaca melihat bahwa persoalan antarumat beragama tidak semata-mata bersumber dari perbedaan teologi, tetapi dapat dipengaruhi oleh ego, klaim kepemilikan atas kebenaran, kepentingan politik, dan kecenderungan manusia mengatasnamakan Tuhan. Melalui pembahasan tentang kalimat sawa’, nafs, tajalli, mazhar, serta relasi Islam dan Kristen, buku ini menawarkan cara pandang yang menempatkan Tuhan sebagai Yang Mutlak, sementara manusia menyadari keterbatasannya dalam memahami kehendak-Nya. Pada akhirnya, pluralisme dalam buku ini diarahkan bukan pada penyamaan seluruh keyakinan, melainkan pada pembangunan co-existence yang berlandaskan keadilan, dialog, tanggung jawab kemanusiaan, dan kerendahan hati, sehingga keberagaman dapat menjadi ruang perjumpaan untuk menghadirkan kehidupan yang damai dan bermartabat.
| ISBN | : | 978-634-7844-47-7 |
| Penulis | : | Andy Hadiyanto |
| Editor | : | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Page | : | 313 halaman |
| Format | : | Soft Cover |
| Ukuran | : | 14,8 cm x 21 cm (A5) |
| Kategori | : | Agama Islam |


Ulasan
Belum ada ulasan.