Media Massa, Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, dan Ketahanan Sosial Budaya merupakan buku referensi yang membahas keterkaitan antara aksi unjuk rasa mahasiswa, perkembangan media massa, pembentukan persepsi dan opini publik, serta ketahanan sosial budaya dalam kehidupan masyarakat demokratis. Buku ini menguraikan unjuk rasa sebagai bentuk partisipasi demokratis sekaligus menjelaskan landasan hukum, hak dan tanggung jawab dalam penyampaian pendapat, peran mahasiswa sebagai kekuatan moral, dinamika gerakan kolektif, hingga batas antara ekspresi protes dan perilaku agresif. Pembahasan kemudian diarahkan pada media massa sebagai institusi sosial dan sistem komunikasi yang mengalami transformasi melalui ekosistem digital, termasuk proses konstruksi pemberitaan, pengaruh media terhadap khalayak, peran algoritma, partisipasi publik, serta representasi aksi mahasiswa. Selanjutnya, buku mengkaji bagaimana persepsi masyarakat terbentuk melalui proses psikologis dan sosial hingga berkembang menjadi opini publik, serta bagaimana pemberitaan mengenai aksi unjuk rasa dapat memengaruhi pemaknaan dan respons masyarakat. Perspektif tersebut diperdalam melalui pembahasan ketahanan sosial budaya, sumber daya dan indikatornya, pengelolaan konflik, ketahanan informasi, serta strategi penguatannya. Pada bagian akhir, berbagai konsep disintesiskan ke dalam model integratif yang menggambarkan interaksi antara media, mahasiswa, masyarakat, persepsi, opini publik, dan ketahanan sosial budaya, sehingga buku ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya literasi informasi, komunikasi yang bertanggung jawab, partisipasi demokratis, dan penguatan kohesi sosial dalam menghadapi dinamika masyarakat di era media digital.
| ISBN | : | 978-634-7844-64-4 |
| Penulis | : | Dr. Mochammad Nurdi Iriansyah, S.Psi., Psikolog, M.Sc., M.I.Pol. |
| Editor | : | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Page | : | 162 halaman |
| Format | : | Soft Cover |
| Ukuran | : | 14,8 cm x 21 cm (A5) |
| Kategori | : | Ilmu Komunikasi |


Ulasan
Belum ada ulasan.