Buku Relasi Kuasa dan Dinamika Politik Kerajaan Islam Cirebon Abad Ke 16 dan 17 mengkaji secara mendalam perkembangan politik dan hubungan kekuasaan di Kerajaan Islam Cirebon setelah wafatnya Sunan Gunung Jati. Berangkat dari pembahasan mengenai masa awal pembentukan Cirebon, buku ini menelusuri proses berdirinya kerajaan, ekspansi wilayah, serta peran Cirebon dalam jaringan Islamisasi di pesisir utara Jawa. Selanjutnya, buku ini menguraikan dinamika suksesi kekuasaan pada masa Panembahan Ratu I dan Panembahan Ratu II yang diwarnai berbagai intrik politik, konflik internal, dan persaingan elite kerajaan. Pembahasan juga diperluas pada relasi kuasa Cirebon dengan kekuatan-kekuatan regional seperti Mataram, Banten, dan VOC yang memengaruhi arah politik kerajaan pada abad ke-16 hingga ke-17. Pada bagian akhir, buku ini menjelaskan proses transformasi Cirebon dari kerajaan menuju kesultanan yang ditandai dengan krisis suksesi, intervensi kekuatan luar, serta terpecahnya Keraton Pakungwati menjadi Keraton Kanoman dan Kasepuhan. Melalui pendekatan historis dan analisis politik, buku ini memberikan gambaran komprehensif mengenai dinamika kekuasaan, konflik, dan perubahan struktur politik dalam sejarah Kesultanan Cirebon.
| ISBN | : | 978-634-7660-18-3 |
| Penulis | : | Prof. Didin Nurul Rosidin, MA, Ph.D Dr. Zaenal Masduqi, M. Ag, MA. Aah Syafa’ah, M.Ag Farihin, S.Hum |
| Editor | : | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Page | : | 239 halaman |
| Format | : | Soft Cover |
| Ukuran | : | 14,8 cm x 21 cm (A5) |
| Kategori | : | Sejarah |


Ulasan
Belum ada ulasan.